Surat permohonan Audiensi dari Khilafatul Muslimin, sudah dikirimkan ke Kabaintelkam Mabes Polri sejak Kamis, 4 Juni 2026 lalu. Namun sampai saat ini Senin, 15 Juni 2026, belum ada kejelasan kapan dan hari apa bisa terlaksana.

“Kami masih terus berkoordinasi dengan pihak Baintelkam Mabes Polri terkait dengan permohonan Audiensi dari Khilafatul Muslimin. Alhamdulillah komunikasi kami lancar, insyaallah gak ada kendala”, terang Abu Salma, Humas Tim Syiar dan Dakwah Khilafatul Muslimin ketika dikonfirmasi.
“Silaturahim (Audiensi) ke Kabaintelkam Mabes Polri adalah program yang diagendakan Pusat Khilafatul Muslimin, salah satu tujuannya adalah untuk Diskusi dan Sharing terkait dengan isu-isu strategis terkini yang menjadi perhatian bersama, khususnya dalam konteks keagamaan, keamanan dan stabilitas Negeri dan juga Kami ingin menyampaikan pandangan, gagasan konstruktif serta program-program Khilafatul Muslimin yang berkaitan tentang peran serta ummat Islam dalam menjaga kondusifitas dan stabilitas keamanan Nasional”. papar Abu Salma lebih lanjut.

Dihubungi secara terpisah, Wazir Muwasholatul Ijtimaiyyah Pusat ustadz Wuri Handoyo mengatakan “Saat ini kami sedang bersiap menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448H yang insyaallah sebentar lagi. Seperti tahun-tahun sebelumnya, Insyaallah di tahun 1448H, kami akan serempak melaksanakan program dari Allah SWT untuk mengagungkan Syiar-Syiar Allah. teknisnya dengan melakukan jalan sehat di semua perwakilan Khilafatul Muslimin. sama seperti organisasi Islam yang lain, kita menjadikan momentum Tahun Baru Islam 1 Muharram sebagai momentum syiar Islam”.
“Masa syiar Islam dilarang. Alasan pelarangan-nya apa?. Semua orang faham kalau 1 Muharram adalah tahun baru Islam. dan semua ummat muslim merayakan. termasuk Khilafatul Muslimin, jadi gak rasional jika kemudian kegiatan ini dilarang. yang penting kita tidak menggangu ketertiban umum, kita gak bikin gaduh dan macet, serta komunikasi kita dengan aparat setempat terjalin bagus.” jawab Ustadz Wuri Handoyo ketika ditanya tentang kemungkinan Khilafatul Muslimin dilarang melaksanakan Agenda syiar Muharram 1448H.

”Kepada seluruh kaum muslimin, kami ucapkan selamat tahun baru Islam, 1 Muharram 1448H. Mari kita jadikan momentum tahun baru ini sebagai momentum persatuan ummat Islam dalam wadah Al Khilafah, sebab hal ini (persatuan Islam) adalah perkara yang sangat penting untuk segera dilaksanakan dalam rangka membuktikan ketaatan kita atas perintah berjamaah dan larangan berpecah belah dari Allah SWT”. tutup ustadz Wuri
(Abu Hanif – Media Anak Negeri)







