Pengkhianat Bangsa adalah mereka yang Pasang Bendera dan teriak NKRI harga Mati, tapi tetep Korupsi.

oleh

Bandar lampung, [8/12/2025], Sekitar jam 13.00 WIB, Tim dari Polda Lampung yang dipimpin langsung oleh Kanit Kamsus Dit Intelkam Polda Lampung, hadir ke kantor Pusat Khilafatul Muslimin di Jl. WR Supratman, Bumi Waras Teluk Betung, Bandar lampung. Sebelumnya Rombongan juga berkunjung ke Pondok Pesantren Khilafatul Muslimin yang ada di Margodadi, Jati Agung, Lampung Selatan. Dalam pembukaannya, Bapak Ipda Aris menyampaikan maksudnya untuk bersilahturahim dengan pengurus Pusat Khilafatul Muslimin. Rombongan dari Polda diterima oleh beberapa Pengurus Pusat Khilafatul Muslimin di Masjid Pusat kekhalifahan Islam Bumi Waras.

Kunjungan dari Kanit Kamsus Dit Intelkam Polda Lampung

“Kami menyambut baik Kunjungan Silaturahim dari Polda Lampung ke kantor kami. Bahkan kami senang bisa berbincang dengan bapak-bapak semua, tapi ada sedikit kekhawatiran kami, kalau-kalau khalifah kami yang sekarang ini masih ada di penjara, Beliau berdoa untuk keburukan negeri Indonesia. Sebab kata Rasulullah SAW, salah satu doa yang diijabah Allah Adalah doa orang yang terdzalimi. Doa tersebut tidak ada sekat, langsung bisa sampai kepada Allah dengan tanpa ada penghalang”. Sambut Supriono Hadi, Wazir (Pembantu Khalifah) Tarbiyah wa Taklim Pusat Khilafatul Muslimin.

“Tapi Insyaallah, Khalifah tidak sampai begitu. Dahulu juga Rasulullah SAW pernah didzalimin oleh penduduk Thaif Ketika beliau Dakwah ke Thaif, sampai kaki Rasulullah berdarah karena penganiayaan yang diterima, akan tetapi justru Rasulullah berdoa agar suatu hari nanti, ada dari keturunun penduduk thaif yang beriman kepada Allah”. Sambung Supriono. “Kita ini (Khilafatul Muslimin) hanya mau beribadah. Melaksanakan aturan Allah dan Rasul-Nya, tidak mau ngebom atau bikin rusuh di Negara Indonesia ini” Tegas Supriono Hadi.

Melalui kunjungan ke Pondok Pesantren Khilafatul Muslimin serta Kantor Pusat, pihak Polda menyampaikan keinginan agar pondok Khilafatul Muslimin melaksanakan Upacara Bendera serta mengibarkan bendera Merah Putih. “Agar image Khilafatul Muslimin di Masyarakat jadi baik Pak ustadz. Tidak ada lagi image yang negative”. Papar Ipda Aris. “Khilafatul Muslimin bukan gak mau upacara bendera pak, tapi pertama Pondok kami pondok tradisional. Selanjutnya, di pondok kami yang di Bekasi, dulu tahun 2023, juga sudah pernah dicoba untuk pasang bendera dan melakukan upacara, tapi image kami di Masyarakat ya tetap aja begitu. Khalifah kami juga tetep di penjara, jadi sama aja kan?, Kecuali kalau khalifah kami bebas dengan pasang bendera, ya gak apa-apa” tegas Zulmar S.Pd , Humas Pusat Khilafatul Muslimin.

Foto bersama usai Kunjungan di depan Masjid Kekhalifahan Islam

“Mereka yang Upacara bendera tiap hari senin, bahkan teriak NKRI Harga mati, tetap aja korupsi, iya kan pak? Jadi siapa sebenarnya yang benar-benar Pancasilais sejati, kalau kemudian kami (Khilafatul Muslimin) dituduh anti Pancasila hanya karena tidak Upacara Bendera”. Lanjut Zulmar, Humas Khilafatul Muslimin. “Iya pak, itu juga (Pemasangan bendera) kalau diizinkan, kalau memang tidak diizinkan ya kami juga gak bisa memaksa. Insyaallah dengan kami silaturahim ini, kami jadi lebih mengenal Khilafatul Muslimin. Saya sudah ketemu dengan Pak Hasan sejak tahun 2015 yang lalu” balas Ipda Aris.

Silaturahim (Kunjungan) dari Polda Lampung ini, adalah bukti adanya komunikasi yang baik antara Pemerintah dengan Khilafatul Muslimin. sehingga diharapkan setelah mereka (Polisi) mengenal Khilafatul Muslimin langsung dari sumbernya, bisa membantu memberikan pemahaman kepada Masyarakat, bahwa Khilafatul Muslimin bukan teroris ataupun gerakan Makar yang akan mendirikan negara dalam Negara Indonesia. begitu harapan dari Pengurus Pusat Khilafatul Muslimin.

Media Anak Negeri [WHO}

Responses (3)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *