MENEBAR MANFAAT, KORIMAT KHILAFATUL MUSLIMIN JABODETABEK ADAKAN PENYULUHAN KESEHATAN DENGAN TEMA, “PARU PARUMU MASA DEPANMU”

oleh

Pekayon, Bekasi 03 Mei 2026 / 15 Djulqo’dah 1447 H bertempat di mesjid Damai, Ponpes Ukhuwah Islamiyyah telah di adakan acara Akbar para Ummahat warga Khilafatul Muslimin yang tergabung dalam Korimat (Koordinator Muslimat) struktur Jabodetabek – Banten yakni Penyuluhan Kesehatan dengan tema “PARU PARUMU MASA DEPAN MU”.

Dalam sambutannya, ketua Korimat, Ustadzah Nabila mengingatkan agar semua yang kita lakukan di niatkan ibadah mencari ridha Allah, sehingga acara yang di rencanakan setiap 3 atau 4 bulan sekali ini sesuai program kerja dapat terlaksana dengan baik dan bisa bermanfaat untuk para Ummahat dalam peningkatan keilmuan dan amal Soleh. Sesuai slogan Korimat “Menjadi Wanita Yang Amanah, Taat, Cerdas dan Bermanfaat”.

Masih menurut beliau, acara ini di latar belakangi bahwa telah terjadi beberapa kasus penyakit paru – paru yang tidak terdeteksi sejak dini hingga mengakibatkan kematian, serta minimnya keilmuan dalam mendeteksi penyakit paru dan upaya pencegahan nya.

Dalam kesempatan ini Korimat sengaja mengundang ahli medis, beliau adalah seorang tokoh medis yang berpengalaman, pernah menjadi perawat di klinik PT. Inko Prima, pernah juga di klinik Ar Ruhama, beliau juga pernah di Senat Akper Bani Saleh, beliau adalah mbak Fina Rakhmatika Amd. Keb.

Dalam penjelasan nya beliau menyampaikan bahwa paru – paru adalah organ vital yang bekerja 24 jam dalam tubuh manusia, beliau juga menjelaskan diagnosa penyakit paru-paru antara Pneumonia dan flek (TBC), berikut perbedaan nya :
Pneumonia atau paru paru basah :
1.Virusnya steptococus Pneumonia
2.Durasi akut atau jangka pendek
3.Ciri khasnya sesak nafas berat dan demam tinggi
4.Hasil rontgen cairan
5.Penularan tidak secepat TBC

Flek paru atau virus TBC tuberculosis :
1.Penyebabnya Mycobacterium tuberculosis
2.Durasinya kronis dan sangat panjang
3.Ciri khasnya keringat malam dan berat badan menurun
4.Hasil rontgen bercak putih
5.Penularan sangat menular

Dan masih dalam penjelasan Mbak Fina panggilan akrab beliau, seorang wanita hebat lulusan Akper Bani Saleh tahun 2004 – 2007 dan pernah di Yayasan Asasi Gema Nurani ini kembali menyampaikan, bahwa pencegahan dari semua itu segera periksakan ke bagian medis terdekat jika ada ciri terkait di atas, agar segera mendapat penanganan, karena mencegah lebih baik daripada mengobati.

Kehadiran para Ummahat dalam acara ini sangat antusias sekali, kehadiran hampir seratus persen, di laporkan hanya beberapa saja yg izin.

Setelah acara inti, penyuluhan dari Mbak Fina selesai, para Ummahat di meriahkan lagi dengan kuis berhadiah door prize yang sudah di sediakan panitia sehingga acara semakin seru dan hangat. Di tambah suguhan konsumsi kali ini rebusan ubi – ubian, jagung, kacang yang sehat.

Tidak lupa juga panitia Korimat berbagi bersama para santri penghafal Al-Quran Ponpes Ukhuwah Islamiyyah berupa Snack dan ikan untuk makan siang.

Ada juga acara Bhakti Sosial (Baksos) dengan menggandeng RKM (Relawan Khilafatul Muslimin) berupa Thibbun Nabawi, Totok Wajah, cek kadar gula, tensi dan lain sebagainya.

Terakhir harapan dari panitia Korimat kepada para peserta yang hadir semoga dengan kegiatan ini para Ummahat semakin pintar, cerdas, taat dan semakin Solehah, karena pepatah mengatakan “Baiknya sebuah negri manakala baiknya wanita di negri tersebut karena sebagai madrosatul ula bagi anak-anaknya”.

Integrasi Iman dan Ilmu, Ilmu yang bermanfaat adalah yang di iringi dengan iman, adab dan amal soleh yang mencerminkan kerendahan hati.

Secara khusus Korimat menyampaikan rasa terima kasih kepada Murobbi PPUI yang sudah memberikan tempat, MC, para panitia yang sudah bekerja maksimal, pemateri Mbak Fina, team RKM dan para donatur juga para peserta yang antusias hadir dalam menyukseskan acara ini. (Di laporkan oleh Tubagus, Media anak negri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *